Bukber dengan Wartawan, Camat Sungai Pagu Bahas Pemekaran Kecamatan dan Penataan RTH Muara Labuh

 


Solok Selatan, (Indomen) – Dalam suasana penuh keakraban di bulan suci Ramadan, Plt Camat Sungai Pagu, Adila Rekriyaldi menggelar kegiatan berbuka puasa bersama insan pers di Muara Labuh, Sabtu (14/3/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi mengenai sejumlah agenda pembangunan di wilayah Kecamatan Sungai Pagu.

Acara tersebut dihadiri sejumlah wartawan yang bertugas di Kabupaten Solok Selatan, di antaranya Jefli Bridge, Afrizal Amir, Yunan Tri Handani, Cherry S. Richardo, Abdul Qodir, Joko Nugroho, Mar Afrilia dan Desri Wahida.

Dalam kesempatan itu, Adila Rekriyaldi memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dan akan dijalankan pemerintah kecamatan. Program tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Solok Selatan H. Khairunas dan Wakil Bupati H. Yulian Efi dalam upaya mendorong percepatan pembangunan daerah.

Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah wacana pemekaran Kecamatan Sungai Pagu. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendorong percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi serta peningkatan jumlah penduduk di kawasan Muara Labuh, diperlukan penataan wilayah yang lebih terarah dan terstruktur. 

Pemekaran wilayah diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di daerah tersebut.
Selain itu, pemerintah kecamatan juga menyoroti rencana pemugaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh. 

Kawasan ini direncanakan akan ditata ulang agar menjadi ruang publik yang lebih nyaman, tertata dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat rekreasi serta aktivitas sosial.

“Sesuai arahan Bupati dan Wakil Bupati, RTH Muara Labuh nantinya akan diperbaiki dan dipercantik sehingga dapat menjadi ikon kota sekaligus pusat aktivitas masyarakat serta ruang hijau yang bermanfaat bagi lingkungan,” ujar Adila.

Ia menjelaskan, saat ini pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan stakeholder terkait untuk mewujudkan program tersebut.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan memulai proses pemugaran RTH Muara Labuh secara bertahap. 

Tahun ini ditargetkan penyusunan master plan dapat diselesaikan, sementara pembangunan fisik direncanakan dapat dianggarkan pada tahun 2027.

Sementara itu, untuk rencana pemekaran kecamatan, pihaknya akan kembali melibatkan berbagai unsur di Kecamatan Sungai Pagu, termasuk tokoh-tokoh yang sejak awal menggagas pemekaran wilayah tersebut.

“Kami akan mengundang kembali seluruh pihak terkait untuk membahas rencana ini. Skema awalnya bisa saja mencakup Nagari Koto Baru, Pasar Muara Labuh, Pulakek, Nagari Bomas serta sebagian wilayah Nagari Pasir Talang Selatan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan sangat terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk media. Menurutnya, peran pers sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

Kegiatan berbuka puasa bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh dialog. Para wartawan turut menyampaikan berbagai pandangan serta pertanyaan terkait perkembangan pembangunan di Sungai Pagu dan Muara Labuh.

Melalui kegiatan ini diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah dan media dapat terus terjalin dengan baik sehingga informasi pembangunan dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat.
(Desri Wahida)

0 Komentar