Pesantren Ramadhan 1447 H Resmi Dibuka, Bupati JKA: Tanamkan Saling Menghargai Sejak Dini

 



Padang Pariaman  ( Indomen)— Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H/2026 M yang dipusatkan di Masjid Raya Baburrahman, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan spiritual bagi generasi muda selama bulan suci Ramadhan.

Pesantren Ramadhan tahun ini dijadwalkan berlangsung mulai 2 Maret hingga 13 Maret 2026. Pembukaan dilaksanakan di Masjid Raya Baburrahman, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, sementara penutupan akan digelar di Masjid Baiturahmah, Kecamatan Lubuk Alung.

Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan semarak. Acara juga diwarnai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh peserta pesantren Ramadhan serta tausiyah yang disampaikan oleh para peserta, sebagai bagian dari pembinaan mental spiritual dan peningkatan kepercayaan diri siswa.

Turut hadir mendampingi Bupati, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, para staf ahli dan asisten, kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, Kabag Kesra, serta kepala sekolah SD, SMP, dan MTsN se-Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis menekankan bahwa nilai utama yang harus ditanamkan kepada para peserta pesantren Ramadhan adalah sikap saling menghargai.
“Yang paling penting dalam pesantren ini adalah menanamkan kepada anak-anak kita untuk saling menghargai, menghargai teman, guru, dan orang tua. Tidak perlu tinggi-tinggi dulu ilmunya, yang penting mereka bisa saling menghargai,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan pentingnya menanamkan nilai adab kepada para siswa. Menurutnya, adab merupakan dasar dalam membentuk karakter generasi muda yang baik.
“Adab ini sangat penting. Jika ada orang berbicara, kita mendengar terlebih dahulu. Saling menghargai ketika orang berbicara di depan. Jika itu dilakukan, maka tidak akan ada lagi siswa yang tidak menghargai gurunya,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya pembentukan akhlak serta sikap sopan santun dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi utama pendidikan karakter.
Menutup sambutannya, Bupati berharap para guru dapat berhasil menanamkan nilai-nilai tersebut kepada para siswa selama kegiatan Pesantren Ramadhan berlangsung.
“Jika para guru berhasil menanamkan nilai menghargai, adab, akhlak, dan sopan santun kepada anak-anak kita, maka kita akan mampu membentuk generasi emas di masa depan,” tutupnya. (Syaf/kominfo)

0 Komentar