Mentawai( Indomen ) ~ Komitmen cepat dan terukur Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Ketua KONI Sumbar, Hamdanus. Mentawai dinilai menjadi daerah paling progresif dalam merespons agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

Dalam rapat bersama jajaran Pemkab Mentawai, KONI Sumbar, KONI Mentawai, Sekda, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di ruang rapat Bapperida Mentawai, Selasa (14/4/2026), Hamdanus menegaskan bahwa langkah cepat Bupati Mentawai menjadi sinyal kuat kesiapan daerah.

“Saya mengapresiasi sikap dan langkah cepat Bupati Mentawai yang telah menyatakan kesanggupan menjadi tuan rumah, bahkan sebelum penetapan jumlah cabang olahraga dilakukan. Ini satu-satunya daerah yang bergerak lebih awal dibanding kabupaten/kota lain di Sumatera Barat,” tegas Hamdanus.

KONI Sumbar sendiri telah menetapkan dua cabang olahraga yang akan digelar di Mentawai, yakni Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) dan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Penetapan ini mempertegas posisi strategis Mentawai sebagai salah satu pusat penyelenggaraan Porprov 2026.

Menurut Hamdanus, kesiapan Mentawai bukan hanya berdampak pada suksesnya penyelenggaraan, tetapi juga berpotensi besar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Porprov akan memicu efek berganda—mulai dari perputaran ekonomi lokal, peningkatan aktivitas UMKM, hingga naiknya okupansi penginapan dan geliat sektor pariwisata. Ini peluang besar yang harus dimaksimalkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kontingen dan masyarakat untuk tidak ragu datang ke Mentawai. Selain aman, daerah ini memiliki daya tarik wisata kelas dunia.

“Mentawai dikenal dengan ombak terbaik dunia. Ini destinasi unggulan yang siap menyambut atlet dan pengunjung,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menegaskan kesiapan daerahnya bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen yang telah dipersiapkan secara sistematis.

“Kami siap menjadi tuan rumah untuk dua cabang olahraga. Ini bukan hanya kesiapan administratif, tetapi bentuk tanggung jawab penuh untuk menyukseskan Porprov 2026,” tegas Rinto.

Ia menekankan bahwa partisipasi Mentawai selaras dengan arah pembangunan daerah yang menjadikan olahraga sebagai instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan harus seimbang—tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pembinaan mental, karakter, dan daya saing melalui olahraga. Revitalisasi KONI Mentawai menjadi bagian dari prioritas kami,” jelasnya.

Lebih jauh, Porprov 2026 dipandang sebagai momentum strategis untuk mengangkat posisi Mentawai di tingkat regional hingga nasional. Potensi wisata alam, khususnya ombak kelas dunia, diyakini menjadi magnet utama.

“Ini kesempatan besar untuk promosi daerah. Melalui olahraga, Mentawai bisa tampil lebih luas di panggung nasional,” lanjut Rinto.

Untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan, Pemkab Mentawai juga menyiapkan sistem transportasi terintegrasi bagi atlet dan ofisial. Koordinasi dilakukan dengan berbagai operator, seperti ASDP, Pelni, dan Mentawai Fast, guna memastikan mobilitas berjalan optimal.

“Kami pastikan akses transportasi lancar, baik saat kedatangan maupun kepulangan. Semua disiapkan berbasis perencanaan matang,” pungkasnya.

Rangkaian agenda turut dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah lokasi, termasuk kawasan Pendopo Bupati Mentawai. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam mempertimbangkan penambahan cabang olahraga lain, seperti sepak takraw, guna memperkuat peran Mentawai dalam Porprov Sumbar 2026. (Win)