Nangka Pekarangan Disulap Jadi Rendang dan Abon, Dasawisma Mawar IV Raup Cuan

 


Solok Selatan, (Indomen) - Melimpahnya produksi nangka di Jorong Paninjauan, Nagari Sungai Kunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, dimanfaatkan ibu-ibu setempat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga. Berawal dari konsumsi sendiri, kini nangka diolah menjadi rendang dan abon yang mampu menghasilkan cuan.

Kegiatan ini digagas oleh ibu-ibu PKK Dasawisma Mawar IV Jorong Sinar Paninjauan. Pohon nangka yang tumbuh di halaman rumah warga selama ini rutin berbuah dan biasanya hanya dikonsumsi saat matang atau dijadikan makanan keluarga.

“Karena nangka selalu berbuah, ibu-ibu Dasawisma Mawar IV terpikir untuk mengolahnya. Apalagi kami juga memiliki program UP2K. Dari sanalah kami mulai berproduksi,” ujar Elpi Nora, Koordinator Dasawisma Mawar IV, saat ditemui di rumahnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, pilihan produk rendang dan abon nangka dipilih karena bahan-bahan pendukungnya mudah ditemukan di pekarangan rumah masing-masing.
Awalnya, produksi hanya untuk kebutuhan lauk keluarga anggota Dasawisma.

 Namun seiring waktu, rendang dan abon nangka mulai dipasarkan di wilayah Nagari Sungai Kunyit Barat hingga kecamatan tetangga. Dengan mengandalkan promosi dari mulut ke mulut serta media sosial, penjualan kini terus meningkat.

“Awalnya pohon nangka memang sudah ada di halaman rumah warga. Lalu pemerintah nagari memberikan bantuan dua batang bibit untuk setiap rumah, sehingga buahnya semakin banyak,” ungkapnya.

Produk rendang dan abon nangka yang mulai dikomersialisasikan sejak tahun lalu kini telah mengantongi sertifikasi Halal dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), sehingga siap dipasarkan ke pasar yang lebih luas.

UP2K atau Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga merupakan salah satu program unggulan Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Keberhasilan program ini turut mengantarkan Dasawisma Mawar IV masuk sebagai finalis enam besar dalam ajang Lomba Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.

Sesuai rencana, Tim Penilai TP PKK Provinsi Sumbar akan melakukan kunjungan lapangan pada 30 April 2026 mendatang. (Desri Wahida)

0 Komentar