Bupati Rinto Tambah Dana Hibah Rp 800 Juta untuk Porprov Sumbar XVI 2026, Mentawai Mantapkan Diri Jadi Tuan Rumah Lima Cabor

 


Tuapejat – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memastikan komitmennya untuk menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Dalam rapat pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) yang digelar untuk ketiga kalinya, Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H., memutuskan penambahan dana hibah sebesar Rp800 juta guna memperkuat kesiapan daerah sebagai tuan rumah penyelenggaraan lima cabang olahraga.

Keputusan strategis tersebut diambil dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kepulauan Mentawai.(Rabu, 15/07/2026). Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kepala Dinas Pendidikan, unsur Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), Ketua beserta jajaran pengurus KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Martinus D., S.Sos., M.M. bersama sejumlah kepala perangkat daerah dan pejabat terkait mengikuti jalannya rapat melalui Zoom Meeting.

Dalam arahannya, Bupati Rinto Wardana menegaskan bahwa status Mentawai sebagai tuan rumah harus dibarengi dengan kesiapan anggaran yang memadai. Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut tidak boleh dilaksanakan secara setengah-setengah karena akan menjadi wajah Kabupaten Kepulauan Mentawai di hadapan seluruh daerah peserta.

"Porprov bukan hanya soal pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menyelenggarakan event berskala provinsi. Karena itu seluruh kebutuhan penyelenggaraan harus dipersiapkan secara matang," tegas Bupati.

Pada Porprov Sumbar XVI Tahun 2026, Kabupaten Kepulauan Mentawai dipercaya menjadi tuan rumah lima cabang olahraga, yakni Selancar Ombak (Surfing), Kabaddi, Mixed Martial Arts (MMA), Judo, dan Cricket. Kelima cabang olahraga tersebut diproyeksikan tidak hanya menghadirkan persaingan atlet terbaik dari seluruh Sumatera Barat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi masyarakat, dan promosi daerah.

Dalam rapat tersebut juga terungkap bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2.083.143.000 untuk kebutuhan penyelenggaraan sebagai tuan rumah serta Rp865.717.000 untuk mendukung keikutsertaan kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Porprov XVI Sumbar.

Namun, setelah dilakukan evaluasi terhadap kebutuhan riil di lapangan, Bupati meminta agar dilakukan penambahan anggaran demi memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan dapat berjalan optimal. Usulan tersebut akhirnya disepakati bersama dengan tambahan dana hibah sebesar Rp800 juta yang bersumber dari peralihan program pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Bupati menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel demi mendukung kelancaran seluruh rangkaian penyelenggaraan Porprov.

Selain membahas anggaran, Bupati juga menyoroti kesiapan atlet daerah. Ia mengakui bahwa KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai baru kembali aktif pada tahun ini sehingga pembinaan atlet belum berjalan maksimal. Oleh sebab itu, daerah akan lebih selektif dalam menentukan cabang olahraga yang akan diikuti sebagai peserta.

"Kita realistis. Karena pembinaan baru berjalan kembali tahun ini, kita akan mengirim atlet pada cabang olahraga yang benar-benar memiliki peluang meraih prestasi. Fokus kita adalah kualitas, bukan sekadar jumlah peserta," ujarnya.

Bupati Rinto juga menyampaikan kepercayaan penuh kepada kepengurusan KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai yang baru untuk membawa organisasi olahraga tersebut menjadi lebih profesional. Ia meminta pengurus baru segera menyelesaikan seluruh administrasi dan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya sehingga dapat lebih fokus mempersiapkan Porprov XVI Sumbar.

"Saya percaya pengurus KONI yang baru mampu menyelesaikan seluruh pertanggungjawaban kepengurusan lama sesuai ketentuan yang berlaku. Gunakan tambahan dana hibah sebesar Rp800 juta ini sebaik-baiknya agar penyelenggaraan Porprov berjalan sukses, tertib, dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Mentawai," tegasnya.

Melalui penambahan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai optimistis seluruh persiapan akan berjalan sesuai jadwal. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TPAD, KONI, perangkat daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan Porprov Sumbar XVI Tahun 2026 yang sukses, profesional, sekaligus menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga dan promosi pariwisata Kepulauan Mentawai di tingkat Provinsi Sumatera Barat.(Win)

0 Komentar