Mentawai (Indomen) ~ Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus mematangkan kesiapan sebagai salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026. Berbagai aspek teknis dan kebutuhan penyelenggaraan menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang digelar di Uma Kawasan Wisata Homestay Mapadeggat, Kamis (13/08/2026).

Rakornis tersebut mempertemukan Pemkab Kepulauan Mentawai, KONI Sumatera Barat, pengurus cabang olahraga serta jajaran KONI Mentawai untuk memastikan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan pertandingan lima cabang olahraga pada Porprov XVI.

Kegiatan tersebut diikuti Ketua KONI Sumbar Hamdanus, S.Fil.I., M.Si., Wakil Ketua Umum KONI Sumbar yang membidangi digitalisasi, IT dan sertifikasi Dolla Indra, Kepala Bidang Organisasi KONI Sumbar Syahindra Nurben, serta Pelaksana Tugas Kepala Sekretariat KONI Sumbar Riko Onki Putra.

Turut hadir Ketua Umum Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Sumbar Harry S. Algamar, Ketua Umum Pengprov IBCA MMA Sumbar Delfi Rahman, S.Pd., pengurus Pengprov PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia) Sumbar Novriadi Fernando, Pelatih Tim Cricket Sumatera Barat Heru Afrian, serta Benny Ibrahim yang merupakan atlet berprestasi cabang olahraga Cricket asal Sumatera Barat dan pernah memperkuat kontingen Sumbar pada ajang nasional, termasuk PON XX Papua.

Rakornis juga dihadiri Humas KONI Sumbar Wahyu Kurnia dan Rhido Sarlinto, Dian Marfian Th Hamid, Ketua KONI Mentawai beserta jajaran, serta pengurus cabang olahraga Selancar Ombak, Judo, Kabaddi, MMA dan Cricket Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Kehadiran unsur KONI Sumbar dan pengurus masing-masing cabang olahraga tersebut menjadi bagian penting dalam menyinkronkan kebutuhan teknis pertandingan dengan kesiapan fasilitas dan dukungan pemerintah daerah.

Pemkab Mentawai Siapkan Dukungan Anggaran

Asisten III Pemkab Kepulauan Mentawai, Motisokhi Hura, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk menunjang pelaksanaan Porprov. Anggaran tersebut akan direalisasikan melalui APBD Perubahan (APBD-P) Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun 2026.

Saat ini, pembahasan APBD-P masih berlangsung di DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai dan ditargetkan selesai pada pekan terakhir Agustus. Setelah itu, dokumen anggaran akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk menjalani proses evaluasi.

“Kita berharap pada minggu pertama September APBD sudah izin dan proses pencairan dapat berjalan. Dengan begitu, persiapan di Mentawai, terutama dari sisi administrasi, sudah memiliki kepastian,” ujar Motisokhi.

Selain anggaran, pemerintah daerah juga terus membenahi berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan penyelenggaraan. Salah satu tantangan yang menjadi perhatian adalah persoalan transportasi.

Sebagai daerah kepulauan, Mentawai memiliki kondisi geografis yang membutuhkan pengaturan mobilitas secara khusus, baik untuk atlet, ofisial, perangkat pertandingan maupun kebutuhan logistik.

Motisokhi mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam persiapan. Namun, ia optimistis seluruh persoalan dapat diselesaikan melalui koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga serta pihak terkait lainnya.

“Meskipun masih ada kendala di sejumlah bagian, kami yakin permasalahan tersebut dapat kita selesaikan bersama melalui koordinasi dan kebersamaan,” katanya.

KONI Sumbar Apresiasi Komitmen Mentawai

Ketua KONI Sumbar Hamdanus mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Porprov XVI.

Menurut Hamdanus, Rakornis di Mentawai merupakan rangkaian terakhir setelah koordinasi teknis serupa dilaksanakan bersama 11 kabupaten/kota lainnya.

“Sebelas kabupaten sudah menyelesaikan rakornis dan kesimpulannya semuanya menyatakan siap menjadi tuan rumah,” kata Hamdanus.

Ia menegaskan Porprov Sumbar XVI tetap akan dilaksanakan pada 2026 sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Hamdanus menilai kesiapan Mentawai menjadi hal yang patut diapresiasi karena daerah kepulauan tersebut bersedia menyelenggarakan pertandingan lima cabang olahraga.

“Ketika sejumlah daerah di daratan masih menghadapi kendala untuk menjadi tuan rumah, Mentawai justru menyatakan sanggupan menyelenggarakan lima cabang olahraga. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kita,” ujarnya.

Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat menghasilkan penyelenggaraan yang profesional dan sukses. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga sukses dalam peningkatan prestasi atlet serta tertib dalam seluruh proses administrasi.

“Mudah-mudahan Mentawai sukses sebagai tuan rumah, sukses prestasi, dan seluruh proses administrasinya juga berjalan lancar,” pungkas Hamdanus.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan meninjau lokasi pertandingan masing-masing Cabang olahraga. (Win)