Propeler KMP Gambolo Terbelit Tali di Selat Mentawai, 97 Penumpang dan Awak Kapal Selamat

 



Mentawai (Indomen) ~ KMP Gambolo mengalami gangguan saat melintasi perairan Selat Mentawai, Kamis (10/9/2026). Propeler kanan kapal terbelit tali rabo hingga mengganggu kemampuan kapal untuk melanjutkan pelayaran secara normal menuju Sikakap.

Situasi tersebut langsung mendapat penanganan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mentawai. Tim rescue bersama personel penyelam dikerahkan menuju lokasi untuk membantu melepaskan tali yang membelit bagian propeler kapal.

Meski mengalami gangguan di tengah pelayaran, seluruh 97 penumpang dan awak KMP Gambolo dilaporkan selamat. Tidak terdapat laporan korban dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan kapal sebelumnya berangkat dari Dermaga Bungus, Padang, pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 17.50 WIB dengan tujuan Sikakap.

Gangguan terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Propeler kanan KMP Gambolo diketahui terbelit tali rabo sehingga kapal mengalami kendala dalam sistem penggeraknya.

“Seluruh penumpang dan awak kapal yang berjumlah 97 orang dilaporkan dalam kondisi selamat,” ujar Benteng.

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor SAR Mentawai pada pukul 10.30 WIB setelah nakhoda KMP Gambolo, Capt. Budi, menghubungi petugas SAR.

Dalam laporannya, nakhoda meminta bantuan personel penyelam untuk melakukan pemeriksaan sekaligus melepaskan tali yang melilit propeler agar kapal dapat kembali beroperasi secara normal.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Mentawai bergerak dari Dermaga Tuapejat pada pukul 10.45 WIB. Tim menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Mentawai dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 2,5 jam.

Lokasi KMP Gambolo berada di koordinat 1°52'45" LS dan 100°09'30" BT, atau sekitar 35 nautical miles (NM) dari Dermaga Tuapejat pada arah 75 derajat.

Operasi penanganan melibatkan unsur gabungan, yakni tujuh personel Kantor SAR Mentawai, satu personel Pos TNI AL Simaubuk, satu personel Satpolairud Polres Kepulauan Mentawai dan satu personel ASDP Mentawai.

Untuk mendukung proses penanganan, tim membawa berbagai perlengkapan, termasuk peralatan selam, alat komunikasi, Personal Locator Beacon (PLB), perangkat internet Starlink, peralatan navigasi dan perlengkapan medis.

Sementara kondisi perairan di sekitar lokasi dilaporkan cerah berawan, dengan kecepatan angin berkisar 22–24 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter.

Tim gabungan selanjutnya melakukan upaya penanganan terhadap propeler yang mengalami belitan. Proses tersebut dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal serta personel yang terlibat dalam operasi.

Kantor SAR Mentawai juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan gangguan dapat segera ditangani dan KMP Gambolo dapat kembali melanjutkan pelayaran menuju Sikakap dengan aman.(Win).

0 Komentar