Kembangkan RSUD Batang Sangir, Bupati Solsel Gandeng Perusahaan Perkuat Fasilitas Kesehatan

 



Solok Selatan, (Indomen) – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempercepat pengembangan fasilitas dan infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang Sangir di Kecamatan Sangir Jujuan.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Wakil Bupati H. Yulian Efi ke RSUD Batang Sangir, Selasa (3/11/2026). Kunjungan ini turut melibatkan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kabupaten Solok Selatan.

Keterlibatan dunia usaha tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun sinergi untuk mendukung peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan. Pemerintah berharap kontribusi perusahaan melalui program TJSLP dapat memperkuat pembangunan rumah sakit sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin baik.

Dalam kunjungan tersebut, salah satu fokus perhatian adalah pembangunan gedung rawat inap RSUD Batang Sangir. Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan gedung tersebut menelan anggaran sebesar Rp3,99 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026, dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender.

Selain pembangunan yang tengah berjalan, pemerintah daerah juga memaparkan rencana pengembangan ruang rawat inap dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai Rp7,349 miliar. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemkab Solok Selatan membuka peluang dukungan dan partisipasi perusahaan melalui program hibah TJSLP.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah berharap pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya bergantung pada kemampuan anggaran daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari sektor swasta.

Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pengembangan RSUD Batang Sangir, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih memadai, berkualitas, dan berkelanjutan(Desri Wahida)

0 Komentar