MENTAWAI (INDOMEN) – Kontingen Kabupaten Kepulauan Mentawai menunjukkan kemampuan bersaing di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kepulauan Mentawai, Dr. Rinto Wardana, S.H., M.H., yang menilai prestasi para atlet menjadi bukti bahwa Mentawai memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai daerah pencetak atlet berprestasi.
Apresiasi itu disampaikan Bupati Rinto dalam kegiatan penyampaian laporan pelaksanaan sekaligus pembubaran Panitia Pelaksana Tuan Rumah PORPROV XVI Sumatera Barat 2026, Selasa (3/11/2026), di Aula Kantor Bupati Kepulauan Mentawai.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga dan penghargaan kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama daerah. Menurutnya, setiap capaian yang diraih merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, semangat juang, serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Ia menilai hasil yang diraih kontingen Mentawai patut diapresiasi, terlebih mampu menempatkan posisi daerah di atas Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan. Capaian tersebut sekaligus mematahkan anggapan bahwa daerah kepulauan memiliki keterbatasan untuk bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.
Meski demikian, Bupati mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat seluruh pihak terlena. Sebaliknya, hasil PORPROV XVI harus menjadi pijakan untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pembinaan olahraga agar prestasi Mentawai terus meningkat pada kompetisi berikutnya.
"Jangan cepat berpuas diri dengan hasil yang sudah kita peroleh. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada. Ke depan, kita berharap Mentawai mampu meraih medali lebih banyak lagi dengan persiapan dan pembinaan yang lebih maksimal," tegasnya.
Lebih jauh, Rinto menekankan bahwa kemajuan olahraga tidak bisa dibangun secara instan. Dibutuhkan komitmen, kolaborasi, serta pembinaan atlet yang terarah dan berkesinambungan, mulai dari proses penjaringan bibit potensial, peningkatan kemampuan teknis, hingga penguatan mental bertanding.
Pemerintah daerah bersama KONI dan seluruh pengurus cabang olahraga diharapkan mampu membangun sistem pembinaan yang lebih profesional sehingga atlet Mentawai memiliki kesempatan berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
"Harapan kita, atlet Mentawai tidak hanya mampu berprestasi di tingkat provinsi dan nasional, tetapi juga bisa menembus kompetisi internasional. Kita ingin melahirkan atlet-atlet berkualitas, memiliki disiplin, mental juara, dan daya saing tinggi," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai, pelatih, official, koordinator kontingen, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan PORPROV XVI Sumatera Barat di Mentawai.
Menurutnya, menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas sektor. Namun, berkat kebersamaan dan kerja keras seluruh unsur yang terlibat, rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan PORPROV XVI oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ali Nurdin, yang kemudian menyerahkan laporan kegiatan kepada Bupati.
Acara ditutup dengan pembubaran resmi Panitia Pelaksana Tuan Rumah PORPROV XVI Sumatera Barat Tahun 2026 serta foto bersama.
Keberhasilan Mentawai dalam ajang PORPROV XVI diharapkan tidak berhenti sebagai catatan prestasi sesaat. Lebih dari itu, momentum ini menjadi awal penguatan ekosistem olahraga daerah untuk melahirkan generasi atlet yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, bahkan Indonesia di panggung dunia.(*)


0 Komentar