Solok, (Indomen) - Inovasi yang sangat luar biasa.. Dan tgakpernah terlintas dan dibayangkan semua orang jika lahan yang dulunya tempat Pembuangan kahir (TPA) sampah akan berubah menjadi taman yagn sangat indah.
"kepedulian dan tanggungjawab sebagai bagian dari warga kota ini,memebut kami mencoba untuk berbuat sesuatu dari tumpukan sampah yang sudah membukit dan tidak terkelola dengan baik,kata Dahwirman anggota inisiator yang mengelola tempat itu menjadi sebuah taman yang indah.
TSesuai dengan namanya Taman Rongsokan ,maka disini semua ditata dengan barang-barang rongsok berupa kontainer bekas, sepeda, kursi roda, dan barang bekas lainnya yang dipungut di sekitaran lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Solok, Sumatera Barat serta dihiasi dengan berbagai jenis tanaman hias.
Kita akan dapat melihat papan nama dan tempat duduk di Taman Rongsokan itu terbuat dari kontainer bekas yang dikreasikan. Kemudian pot bunga dan tangga menuju taman itu pun terbuat dari ban mobil bekas yang dicat hingga terlihat lebih indah dan menarik.
Untuk menuju Taman Rongsokan imaka pengunjung dapat menjangkau dengan mudah, karena taman ini berseberangan dengan taman bidadari Kota Solok. Atau lebih tepatnya di persimpangan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional Kota Solok.
Kita akan menempuh jarak sekitar 5 kilometer saja dari Balai Kota Solok, Jalan Lubuk Sikarah menuju Jalan Lingkar utara, pengunjung akan menemukan Taman Rongsokan yang dipenuhi tanaman hijau menyejukkan mata, hati, dan pikiran.
Memang sangat banyak rintangan dan tantangan dalam membangun taman Rongsokan yang mulai dirintis tahun 2018. Pengelolaannya sempat terhenti karena terkendala biaya. Di tambah lagi untuk pengelolaan taman tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Inilah istimewanya taman Rongsokan ini, semua biaya pengelolaan berasal dari dana pribadi dan sumbangan beberapa donatur. Bahkan sampai saat ini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.
Hal ini tidak membuat patah semangat Dahwirman dan kawan kawan. Dahwirman yang juga kepala seksi sarana prasarana dan angkutan DLH Kota Solok
Satu yang menjadi modal dasar mereka adalah,mereka yakin bahwa yang mereka lakukan akan berhasil jika mereka sabar dan tekun mengelolanya. Berbagai upaya terus dilakukan agar tanaman bisa tumbuh di bukit sampah. Man jadda Wa Jadda(Siapa berusaha akan mendapat hasil) . Alhamdullillah akhirnya semua dapart terujud dan tanaman itu memang hasil pembibitan sendiri, karena untuk menghemat biaya,” ucapnya.
Sampai saat ini Taman Rongsokan itu mulai terkelola dengan baik. Bahkan, ia berencana akan terus berupaya mengembangkannya menjadi objek wisata yang menarik dikunjungi.(jefri)

0 Komentar