Solok Selatan, (Indomen) – Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan komitmennya dalam menjalankan seluruh program dan kebijakan pemerintah daerah secara transparan dan akuntabel. Komitmen tersebut mencakup program yang telah berjalan, yang tengah diterapkan, hingga kebijakan yang akan dilaksanakan ke depan demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Solok Selatan.
Hal itu disampaikan Bupati Khairunas saat menghadiri kegiatan Car Free Day (CFD) Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Padang Aro, Minggu (25/01/2026).
Menurut Khairunas, CFD tidak hanya menjadi ruang aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pelayanan publik terpadu. Setiap pekan, kegiatan ini terintegrasi dengan berbagai layanan pemerintah, mulai dari pelayanan kesehatan, kependudukan dan pencatatan sipil, perizinan, keluarga berencana (KB), perpustakaan, hingga layanan publik lainnya.
“CFD kita manfaatkan sebagai ruang interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Di sini masyarakat bisa berolahraga sekaligus mengakses berbagai pelayanan yang disediakan pemerintah,” ujar Khairunas.
Selain itu, Bupati
Khairunas juga menyampaikan kebijakan terbaru Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam bidang manajemen aparatur sipil negara (ASN), yakni penerapan Sistem Manajemen Talenta (SIMATA) yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sistem ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi dan objektivitas penempatan ASN pada jabatan tertentu.
“Hari ini ASN kita sudah terdata dalam Manajemen Talenta. Ke depan, penentuan jabatan akan merujuk pada nilai Manajemen Talenta dan hasil uji kompetensi, bukan lagi melalui sistem Baperjakat,” tegasnya.
Khairunas menjelaskan, jika sebelumnya pemerintah daerah melibatkan pihak independen atau akademisi dari perguruan tinggi dalam proses penilaian jabatan melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), maka saat ini seluruh proses tersebut beralih ke sistem Manajemen Talenta yang lebih terukur dan terbuka.
“Dalam manajemen talenta ini, transparansi akan terlihat jelas. Kami terus melakukan lompatan perbaikan. Kami Bupati dan Wakil Bupati tidak melakukan intervensi. Jika belum terakomodir, maka menunggu waktu. Bagi yang tidak mampu menunggu dan tidak memenuhi kompetensi, maka siap untuk digeser atau diturunkan jabatannya,” imbuhnya.
Bupati Khairunas menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah yang disampaikan kepada publik merupakan bagian dari keterbukaan informasi, agar masyarakat mengetahui arah dan langkah pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
“Kami ingin masyarakat tahu apa yang sedang dan akan kami lakukan, karena pemerintahan yang baik harus terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan,” tutupnya.(Desri Wahida)
.jpg)
0 Komentar