Limapuluh Kota,( indomen),- Maksud hati ingin membahagiakan anaknya dengan memboyongnya mengikuti acara Family Gathering Club Civid Wonder Minang Kabau
Ke obyek wisata pemandian lembah mangkisi park yang di letak di Nagari Balai panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, berakhir dengan dua yang mendalam.
Kenapa tidak, Family Gathering Club Civid Wonder Minang Kabau
Ke obyek wisata pemandian lembah mangkisi park itu, digelar.ulai Sabtu (7/02) dengan berkemah dipakai obyek wisata tetsebut.
Namun pada minggu (8/2) sekitar pukul 10 wib, terjadilah ma petaka itu, dua bocak yang belum mahir berenang masuk je kolam besar yang digunakan peruntukkan bagi orang dewasa, akibatnya kedua bocah itu tenggelam, kebahagiaan yang dirasakan rombongan Family Gathering Club Civid Wonder Minang sejak awal, berubah jadi suasana harus dan jeritan histeris dari kedua orang tua bocah tetsebut. Kedua bocah itu meninggal, meski telah dilakukan upaya memberi bantuan mengeluarkan air dari mulut si bocah, bahkan dilarikan ke rumah petugas kesehatan, dan dinyatakan kedua bocah itu sudah tidak bernyawa lagi.
Innalilahi wa innailaihi rojiun, Kabar memilukan dari salah satu objek pemandian mbah Mangkisi Park itu, menyenar luas dan menjadi viral di media sosial, Rafa Atthalla (8), pelajar asal Kecamatan Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar anak dari Lesly dosen STES , dan Bilqis Zakira (11), pelajar yang berdomisili di Kecamatan Padang Panjang Timur, meninggal dalam kolam besar.
Wali Nagari Balai Panjang, Idris, membenarkan kejadian tersebut. Setelah kedua jasad bocah malang itu dibawa ke Rumah Sakit, dan Wali nagari ikut langsung mengantarkan kedua jenazah itu di alamatnya dan menyampaikan ikut belangsung kawa atas musibah tersebut, karena itulah ketentuan Allah yang tidak bisa kita hindari, ujar Idris. ( yus)

0 Komentar