INDOMEN.ID | MENTAWAI ~ Dalam rangka peduli bencana yang terjadi di Sumatera, PDI Perjuangan melalui Yayasan Mega Gotong Royong melakukan maraton Pelayanan Kesehatan Gratis di Kepulauan Mentawai.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Jakop Saguruk di Pelabuhan Tuapejat yang disambut antusias warga setempat.
Dalam kata sambutannya Wakil Bupati mengapresiasi kegiatan tersebut dan mengajak masyarakat untuk melakukan cek kesehatan. "Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang telah mengirimkan KM Laksamana Malahayati untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat pasca bencana Sumatera. Saya mengajak semua masyarakat untuk datang berobat maupun melakukan cek kesehatan gratis di rumah sakit terapung KM Laksamana Malahayati," ucap Wakil Bupati,selasa(3/2).
Ditempat yang sama Kader PDI-P Kepulauan Mentawai Hendri Dori Satoko menyebutkan kegiatan yang dilakukan merupakan langkah nyata kepedulian PDI-P terhadap bencana banjir yang terjadi di Sumatera. "Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PDI-P terhadap bencana banjir di Sumatera. Untuk Mentawai kegiatan rumah sakit terapung KM Laksamana Malahayati ini dimulai dari tanggal 31 Januari 2026 di Pokai, Kecamatan Siberut Utara lalu Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan dan hari ini di Tuapejat dan selanjutnya Sioban, Kecamatan Sipora Utara. Sesuai jadwal rumah sakit terapung KM Laksamana Malahayati juga akan melayani di Sikakap setelah dari Sipora, dan setelahnya ke Bengkulu," ucap Hendri Dori Satoko.
"Ada pergeseran waktu untuk pelayanan di Pulau Sipora karena di Siberut Selatan ditambah waktunya menjadi dua hari karena antusiasme masyarakat yang tinggi terutama Siberut Selatan merupakan daerah yang terdampak banjir kemarin. Selama dua hari pelayanan di Siberut sudah dilayani sebanyak tujuh ratus-an masyarakat. Rumah sakit terapung ini melayani pemeriksaan kesehatan secara umum dan apabila terdapat penyakit yang memerlukan pelayanan lanjutan maka dilakukan rujukan ke RSUD," ungkap Hendri Dori Satoko.
"Pelayanan kesehatan gratis ini dilakukan dari pukul 09.00 sampai dengan 18.00 WIB yang dilayani oleh dua orang dokter yang dibantu tujuh tenaga kesehatan lainnya. Tim rumah sakit apung KM Laksamana Malahayati berjumlah 20 orang," pungkas Hendri Dori Satoko.
Antusiasme masyarakat terkait kegiatan tersebut cukup tinggi dengan kehadiran masyarakat yang berasal dari Desa Tuapejat hingga Desa Bukit Pamewa.**

0 Komentar