Solok Selatan, (Indomen) – Momentum buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Senin (02/03/2026) petang, menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan ini juga bertepatan dengan yaumul milad ke-59 Bupati Solok Selatan, H. Khairunas.
Ribuan undangan dari berbagai elemen masyarakat, jajaran pemerintahan, Forkopimda, serta tokoh masyarakat turut hadir memeriahkan suasana penuh kebersamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Khairunas menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum untuk menahan amarah, memperluas empati, serta mempererat silaturahmi.
“Pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri, tidak bisa hanya oleh pemerintah daerah ataupun tokoh masyarakat saja.
Pembangunan membutuhkan gotong royong, kolaborasi, dan saling kepercayaan,” ujar Khairunas.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas berbagai kegiatan yang telah terlaksana selama Ramadan, termasuk Safari Ramadan yang berlangsung selama sepekan penuh.“Ini adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT,” imbuhnya.Kegiatan penuh makna tersebut turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda. Dalam kesempatan itu, Zigo menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat iman, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian PUPR, Perhubungan, Kementerian Desa dan PDT, Kementerian Transmigrasi, BMKG, serta Basarnas, Zigo menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Solok Selatan.
“Pada tahun 2025, di bidang infrastruktur kita membangun lebih dari 76 titik irigasi padat karya yang tersebar di tujuh kecamatan di Solok Selatan. Sebanyak 15 irigasi bersumber dari dana Inpres, termasuk pembangunan jalan tembus Sungai Sungkai menuju Sungai Rumbai, Dharmasraya,” jelasnya.
Di sektor perhubungan, Zigo juga menyampaikan bahwa pihaknya telah meresmikan sejumlah rute baru, di antaranya Muara Labuh–Alahan Panjang, Padang Aro–Palompek, dan Jambai. Sementara untuk rute Padang Aro–Dharmasraya, masih menunggu penyelesaian jalan Inpres.
Ia memastikan bahwa fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPR RI terus diarahkan agar regulasi yang lahir berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat pembangunan yang telah ada, serta memanfaatkan fasilitas publik dengan sebaik-baiknya. Mari berpartisipasi aktif dalam pembangunan dengan kebersamaan dan rasa memiliki yang tinggi,” pungkasnya.(Desri Wahida)

0 Komentar