Halal Bihalal Suku Koto, Wabup Solok Ajak Perkuat Silaturahmi dan Konsistensi Berbuat Baik




Kabupaten Solok(,Indomen).- Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan mewarnai kegiatan halal bihalal Persatuan Keluarga Besar Suku Koto yang digelar di Rumah Gadang Bawah Bungo Dt Tumangguang Rajo, Jorong Kampuang Tangah, pada Minggu (05/04).

 Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I yang juga bertindak sebagai pembina organisasi, Ketua Persatuan Keluarga Besar Suku Koto Bedrizal Zandra, S.Pd, serta Ustadz Hamdani, Lc., MA yang memberikan tausiyah keagamaan kepada para hadirin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan salam dari Bupati Solok yang berhalangan hadir karena agenda kegiatan di Kabupaten Solok Selatan. Ia kemudian mengajak seluruh keluarga besar Suku Koto untuk senantiasa menjaga semangat bekerja dan berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengutip makna Al-Qur’an, khususnya Surat At-Taubah ayat 105, Wabup menegaskan bahwa setiap manusia diperintahkan untuk bekerja keras, beramal saleh, dan berkarya dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, setiap amal perbuatan tidak hanya disaksikan oleh Allah SWT, tetapi juga oleh Rasul dan sesama orang beriman, serta akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak.

“Jangan pernah lelah untuk berbuat baik, di mana pun dan kapan pun, baik terlihat maupun tidak. Karena setiap kebaikan sekecil apa pun akan kembali kepada diri kita sendiri, begitu pula sebaliknya,” ujar H. Candra.

Ia juga mengingatkan bahwa nilai kebaikan tidak diukur dari besar kecilnya, melainkan dari keikhlasan dan konsistensi dalam melaksanakannya. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam yang menyatakan bahwa sekecil apa pun kebaikan maupun keburukan akan mendapat balasan yang setimpal.

Sementara itu, Ketua Persatuan Keluarga Besar Suku Koto, Bedrizal Zandra, S.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini telah direncanakan sejak sebelum bulan suci Ramadan. Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan sebelumnya juga telah dilaksanakan, termasuk kegiatan tarhib Ramadan dan tausiyah yang menghadirkan tokoh agama.

Ia menjelaskan bahwa undangan telah disebarkan kepada lebih dari 200 lebih, baik yang berada di kampung halaman maupun perantauan, melalui berbagai media, termasuk media sosial dan pemasangan spanduk.

Lebih lanjut, Bedrizal juga mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan, Bundo Kanduang Suku Koto berhasil menghimpun infaq yang kemudian disalurkan kepada saudara kita suku koto. Sebanyak 70 paket bantuan telah diserahkan menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai bentuk kepedulian sosial antar sesama.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Niniak Mamak Suku Koto, Angku M. Rajo Pangulu, S.H menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai halal bihalal menjadi wadah penting untuk memperkuat ikatan kekerabatan, terutama di tengah tantangan kehidupan modern yang membuat sebagian anggota keluarga berada di perantauan.

Menurutnya, ke depan perlu dilakukan evaluasi waktu pelaksanaan kegiatan agar dapat mengakomodasi lebih banyak kehadiran perantau, terutama dengan menjadwalkan acara lebih awal setelah Idulfitri.

“Momentum seperti ini sangat berharga bagi kita untuk berkumpul. Namun, kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi dunsanak kita di rantau yang memiliki keterbatasan waktu. Perencanaan yang lebih matang akan membuat kegiatan ini semakin optimal,” ujarnya.

Kegiatan halal bihalal tersebut ditutup dengan tausiyah agama oleh Ustadz Hamdani, Lc., MA yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Persatuan Keluarga Besar Suku Koto semakin solid dan mampu menjadi wadah yang memperkuat nilai adat, agama, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(Vns)

0 Komentar