Akses Baru Terbuka, Jalan Penghubung Solsel–Dharmasraya Ditargetkan Tuntas 2026




Solok Selatan, (Indomen) — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menargetkan jalan tembus Solok Selatan–Dharmasraya sepanjang 26,9 kilometer dapat tersambung sepenuhnya pada tahun 2026. Kehadiran jalan ini dinilai akan mempercepat akses transportasi sekaligus membuka pintu masuk baru ke Solok Selatan dari wilayah selatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan (DPUTRP) Solok Selatan, Yolly Hirlandes, mengatakan bahwa pengerjaan proyek tersebut saat ini dilakukan secara paralel oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Padang bersama pemerintah kabupaten.

“Saat ini Balai tengah melakukan pengaspalan sepanjang tujuh kilometer. Sementara itu, pemerintah kabupaten juga melakukan pembukaan dan pelebaran jalan. 

Targetnya, tahun ini jalan ini sudah bisa dilintasi sepenuhnya oleh masyarakat,” ujar Yolly saat dihubungi, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, pengaspalan tersebut ditargetkan rampung pada Juni 2026 dengan dukungan anggaran dari Instruksi Presiden (Inpres) Jalan sebesar Rp65 miliar. Di sisi lain, Pemkab Solok Selatan juga melakukan pembukaan jalan melalui program Satu Kecamatan Satu Ekskavator hingga mencapai titik Simpang PDI.

Selain pembukaan jalur baru, pemerintah daerah juga melakukan pelebaran jalan di Jorong Log Batu Sandi dengan lebar mencapai 12 meter sepanjang tujuh kilometer hingga perbatasan Dharmasraya. Dalam proses ini, dikerahkan dua unit excavator, satu grader, dua dump truck, serta satu vibro roller.

Dengan progres tersebut, ruas jalan Sungai Kunyit–Sungai Rumbai akan memiliki total panjang pengaspalan mencapai 12 kilometer, termasuk pengerjaan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Saat ini jalan sebenarnya sudah bisa dilalui, namun kondisinya masih sempit dan belum optimal. Dengan adanya pengerjaan dari balai dan pemerintah kabupaten, tahun ini kualitas jalan akan jauh lebih baik,” tambahnya.

Sebagai informasi, pembangunan jalan ini telah dimulai sejak tahun 2023 oleh pihak balai dengan pengaspalan awal sepanjang lima kilometer. Pengerjaan kemudian dilanjutkan kembali sejak tahun lalu hingga saat ini terus dikebut penyelesaiannya.(Desri Wahida)

0 Komentar