Bupati Khairunas Dorong Percepatan Program Daerah dan Validasi Data Masyarakat untuk Tingkatkan Pelayanan Publik




Solok Selatan, (Indomen) – Memasuki pertengahan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat realisasi program dan kegiatan yang telah direncanakan. 

Seluruh jajaran pemerintahan diminta meningkatkan pengawasan, evaluasi, serta memastikan setiap program berjalan sesuai target pembangunan daerah.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan, Kepala OPD, Asisten, dan jajaran terkait harus lebih aktif memantau pelaksanaan kegiatan serta segera mencari solusi terhadap berbagai kendala yang ditemukan di lapangan.

“Bagaimana kita mempercepat kegiatan karena ini sudah bulan enam di tahun berjalan. Kami berharap Kepala OPD dan Asisten untuk mengawasi dan melakukan evaluasi,” ujar 

Khairunas saat memimpin Apel Gabungan ASN di Halaman Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus melakukan pengecekan terhadap hambatan yang terjadi agar tindak lanjut dapat segera dilakukan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh program pembangunan dapat tercapai sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Selain percepatan program, Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan program bantuan bagi masyarakat melalui penyediaan data yang akurat. Saat ini, proses integrasi data masyarakat terus dilakukan melalui sistem Simsalabim guna memastikan bantuan dan pelayanan pemerintah tepat sasaran.

Dalam proses tersebut, camat, wali nagari, serta perangkat jorong memiliki peran penting dalam melakukan verifikasi dan pembaruan data masyarakat. Pemerintah daerah juga terus menyiapkan infrastruktur pendukung agar seluruh masyarakat Solok Selatan dapat terdata secara akurat dan terintegrasi.

Bupati Khairunas menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat harus terus diperkuat. Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan saat ini tidak boleh menjadi alasan bagi OPD untuk mengurangi pelayanan maupun berhenti turun ke lapangan.

Ia meyakini, dengan pemanfaatan teknologi dan kerja sama seluruh perangkat daerah, pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.(Desri Wahida)

0 Komentar