Solok Selatan, (Indomen) – Berbagai inovasi yang dikembangkan Tim Penggerak PKK Nagari Sungai Kunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, berhasil mengantarkan nagari tersebut menjadi perwakilan Kabupaten Solok Selatan pada
Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Beragam program yang dijalankan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga, tetapi juga memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam paparannya di hadapan Tim Penilai Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berkunjung ke Nagari Sungai Kunyit Barat, Kamis (4/6/2026), Ketua
TP-PKK Nagari Sungai Kunyit Barat, Ny. Metalia Silfiana Dasral, menjelaskan bahwa berbagai inovasi yang dijalankan oleh empat kelompok kerja (Pokja) difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta pengembangan kegiatan sosial dan lingkungan.
"Salah satunya adalah program Saripah (Sampah Jadi Berkah), yaitu program pengolahan sampah menjadi pupuk organik.
Pembinaan program ini kami lakukan bersama Pemerintah Nagari melalui pelatihan yang difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat," ujar Metalia.
Selain itu, TP-PKK juga menggagas program Saruna (Satu Rumah Satu Nangka) sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, sekaligus menambah pendapatan keluarga. Hasil panen nangka kemudian diolah menjadi berbagai produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang memiliki nilai ekonomis.
Di bidang pembangunan sumber daya manusia, PKK Sungai Kunyit Barat menjalankan sejumlah program unggulan seperti Gerakan Nagari Perangi Narkoba (GENPAR), IREMA (Ikatan Remaja Masjid), dan Genma Seni Nagari. Program-program tersebut bertujuan mendorong generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif dan menjauhi perilaku menyimpang maupun tindakan yang melanggar hukum.
Tak hanya itu, PKK juga berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui program SURAT BASAH (Sukun Barat Wajib Sekolah dan Berijazah). Untuk memperkuat budaya literasi, TP-PKK bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Solok Selatan dengan menghadirkan inovasi Rumah Baca di tingkat Dasawisma.
Masyarakat juga didorong memanfaatkan aplikasi E-Solok Selatan, yang menyediakan berbagai kategori buku digital sehingga akses terhadap bahan bacaan menjadi lebih mudah.
Pemanfaatan teknologi digital turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program PKK. Salah satunya melalui aplikasi SIMSALABIM, inovasi unggulan PKK Kabupaten Solok Selatan yang berfungsi sebagai sistem satu data
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.
Seluruh Dasawisma di Kabupaten Solok Selatan telah terdata dalam aplikasi tersebut, termasuk 33 Dasawisma di Nagari Sungai Kunyit Barat yang telah mencapai 100 persen input data.
Selain itu, terdapat pula program PKK Go Digital, yakni digitalisasi seluruh kegiatan pembinaan dan program kerja PKK melalui media sosial, website, daftar hadir daring, hingga pemanfaatan aplikasi SIDABA yang telah diterapkan di setiap Dasawisma dengan pemasangan barcode pada setiap rumah.
"Dalam menjalankan seluruh program PKK ini, kami mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Nagari Sungai Kunyit Barat, mulai dari regulasi pembentukan Dasawisma hingga dukungan anggaran melalui APB Nagari. Kami juga terus membangun sinergi dengan perusahaan-perusahaan swasta yang ada di wilayah nagari," tutup Metalia.
(Desri Wahida)

0 Komentar