Solok Selatan, (Indomen) – Mengisi waktu liburan tidak selalu harus dengan bepergian ke tempat wisata. Berkunjung ke perpustakaan bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan yang bermanfaat, terutama untuk menambah wawasan dan meningkatkan minat baca.
Perpustakaan Daerah Solok Selatan hadir sebagai ruang literasi yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan.
Berada di Simpang Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir, Perpustakaan Daerah Solok Selatan menyediakan lebih dari enam ribu koleksi buku yang dapat dinikmati mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Beragam bahan bacaan tersedia, mulai dari buku pengetahuan, pendidikan, hingga bacaan ringan untuk menemani waktu santai selama liburan.
Dengan suasana ruang baca yang nyaman, tenang, dan menyenangkan, pengunjung dapat menghabiskan waktu membaca seharian. Bahkan, buku yang tersedia juga dapat dipinjam untuk dibawa pulang dan dibaca kembali di rumah.
Tidak hanya menyediakan koleksi buku, Perpustakaan Daerah Solok Selatan juga dilengkapi layanan audio visual yang memberikan pengalaman belajar lebih interaktif bagi pengunjung.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok Selatan Syamsuria mengatakan, masa liburan sekolah merupakan momentum yang tepat untuk membangun budaya membaca, khususnya bagi generasi muda.
"Perpustakaan daerah Solok Selatan saat ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana wisata literasi, baik bagi mahasiswa maupun seluruh kalangan masyarakat di masa liburan," kata
Syamsuria saat dihubungi pada Kamis (25/06/2026).
Menurutnya, masyarakat dapat datang secara mandiri maupun bersama kelompok. Bahkan, kunjungan yang difasilitasi oleh sekolah dapat menjadi pengalaman yang lebih menarik dan memberikan manfaat besar bagi para siswa.
Untuk menghadirkan pengalaman berkunjung yang semakin menyenangkan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Solok Selatan terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana perpustakaan.
Salah satu inovasi yang dikembangkan yakni layanan perpustakaan digital melalui aplikasi Solokselatan yang tersedia di Play Store dan website. Layanan ini memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai bahan bacaan tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
Selain sebagai tempat membaca, Perpustakaan Daerah Solok Selatan juga mengusung konsep inklusi sosial, di mana perpustakaan menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Dengan konsep tersebut, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat mencari informasi, tetapi juga menjadi ruang pengembangan diri dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Keberadaan Perpustakaan Daerah ini sejalan dengan upaya mendukung visi pembangunan daerah melalui peningkatan literasi masyarakat.
“Silahkan datang bersama keluarga, membaca buku favorit, menonton materi edukasi, hingga mengenal perpustakaan digital. Semua itu dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermanfaat,” pungkasnya. (Desri Wahida)

0 Komentar