Solok Selatan, (Indomen) - Ribuan pecinta buru babi (Porbbi) dari berbagai daerah di Sumatera Barat hingga Pulau Jawa memadati kegiatan akbar yang digelar Porbbi Marola Bersatu Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang silaturahmi antaranggota komunitas buru babi dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 3.000 orang yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Pulau Sumatera maupun Pulau Jawa.
Sejak pagi hari, antusiasme peserta sudah terlihat. Ratusan kelompok buru bersama anjing pelacak mereka memadati lokasi kegiatan dan berjejer di sepanjang ruas jalan menuju titik pelaksanaan.
Ketua Porbbi Solok Selatan, Dedi Dasmon, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta tamu undangan yang hadir.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menjadi bukti kuatnya persaudaraan dan kekompakan yang terjalin di kalangan komunitas buru babi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai daerah. Bahkan ada yang datang dari Pulau Jawa untuk ikut meramaikan kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus menunjukkan bahwa hubungan silaturahmi antaranggota Porbbi semakin erat,” ujarnya.
Dedi menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, bertukar pengalaman, serta menjaga tradisi buru babi yang telah lama berkembang di tengah masyarakat Sumatera Barat.
Sementara itu, Penasehat Porbbi Marola Bersatu, Eldi Padil Dt. Rajo Lelo, menyambut hangat kehadiran seluruh peserta. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dapat terlaksana berkat semangat gotong royong para anggota yang secara sukarela berpartisipasi dalam pembiayaan acara.
“Seluruh pendanaan kegiatan berasal dari hasil patungan para peserta dan anggota. Ini menunjukkan tingginya rasa memiliki terhadap organisasi sekaligus kekompakan yang terus terjaga dalam komunitas,” katanya
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), IPTU Taufik Indra, S.H., M.H., yang turut hadir memantau jalannya kegiatan, memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Ia mengingatkan seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh peserta agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Apabila terjadi persoalan di lapangan, segera koordinasikan dengan panitia maupun petugas yang bertugas sehingga tidak menimbulkan gangguan keamanan,” tegasnya.
Kapolsek menilai kegiatan buru babi merupakan salah satu bentuk penyaluran hobi masyarakat yang juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi para petani yang lahannya sering mengalami kerusakan akibat serangan babi hutan.
“Selain sebagai wadah menyalurkan hobi, kegiatan ini juga membantu masyarakat yang memiliki lahan pertanian. Kehadiran para peserta diharapkan dapat membantu mengurangi gangguan hama babi hutan sehingga hasil pertanian masyarakat dapat lebih baik dan meningkat,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan semangat persaudaraan. Para peserta berharap agenda serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah mempererat silaturahmi antarpecinta buru babi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sektor pertanian di Kabupaten Solok Selatan.
Dengan tingginya partisipasi peserta dari berbagai daerah, Porbbi Marola Bersatu Sungai Pagu kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu komunitas buru babi yang aktif menjaga tradisi, memperkuat solidaritas antaranggota, serta mendukung upaya masyarakat dalam mengatasi hama babi hutan yang mengancam lahan pertanian warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Sutan Alief Baloen, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Porbbi Marola Bersatu Sungai Pagu yang mampu mempererat silaturahmi sekaligus membantu masyarakat petani dalam mengatasi gangguan hama babi hutan.(Desri Wahida

0 Komentar