Mursyidi Dilantik jadi Ketua PWI AGAM, periode 2026/2029

 

Ketua PWI Sumbar Widya Navis, melantik pengurus PWI AGAM, periode 2026/2029 dengan Ketua Mursyidi di Aula Balairong rumah bupati Agam di Padang baru, Lubukbasung ,13 Agustus 2026 

Agam ( Indomen)— Aula Balairung Kantor Pemda Agam di Lubuk Basung Kamis siang (13/8) dipenuhi wartawan berseragam putih putih. Hari itu pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia PWI Kabupaten Agam resmi dilantik oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Yet Mursyidi. Suasana khidmat itu langsung dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Pelantikan Nomor 24/SK/PWI-SB/VII-2026.

Di barisan tamu kehormatan hadir perwakilan Bupati Agam, Asisten III Pemda Agam Syatria, http://S.Sos, http://M.Si, Kepala Dinas Kominfo Agam Rosya, serta pejabat dari Polres Agam dan Kejaksaan. Sejumlah kepala OPD juga tampak mengikuti prosesi pelantikan.

Sebelum penyematan, Widya menghentikan sejenak prosesi. Ia menatap para pengurus yang berdiri dan bertanya tegas: “Apakah saudara bersedia menjalankan Kode Etik Jurnalistik Wartawan Indonesia?”
Serentak dijawab: “Bersedia.”

Susunan Pengurus PWI Agam 2026

Ketua terpilih, Mursyidi, didampingi jajaran inti:Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Romy Firmansyah, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Mariel Husni, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Rudi Yudistura, Sekretaris Yanto Dt. Basa, Wakil Sekretaris Depetriadi, Bendahara Yusrizal

Untuk seksi-seksi Seksi Organisasi Suardi M, Yerno Arsel Swarno Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Eska Delvira dan M. Fadillah Seksi Hukum dan Advokasi Kardinur dan Zul Abrar Seksi Sosial, Desdiwati dan Bryan Adam, Seksi Pendidikan Syafruddin, M.Pd dan Irman NaimBukan Sekadar Seremonial

Dalam sambutannya, Widya Navies menegaskan pelantikan ini bukan acara formalitas.
“Pelantikan ini adalah momen penting untuk pengembangan organisasi. Wartawan hendaknya mengetahui dan memahami Undang-Undang Pokok Pers,” katanya.

Widya juga menyinggung soal profesionalisme. Menurutnya, membangun wartawan profesional bukan hanya tugas PWI.
“Karena itu kami minta Pemda Agam turut membantu PWI Agam meningkatkan keprofesionalan wartawan anggota PWI,” ujarnya.

Permintaan konkret pun disampaikan. Widya berharap Pemda menganggarkan dana untuk kegiatan peningkatan kualitas anggota, terutama untuk pelatihan dan Uji Kompetensi Wartawan UKW.
Namun ia mengingatkan, dukungan itu harus diimbangi komitmen wartawan. “Semua wartawan di Agam harus menulis dan bekerja sesuai aturan jurnalisme yang benar,” tegasnya.

Respon Pemda: Siap Dukung dan Ingatkan

Mewakili Bupati Agam, Asisten III Syatria menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan baru Mursyidi. Ia menilai dinamika PWI Agam saat ini cenderung makin baik.

Untuk usulan UKW, Pemda Agam menyambut baik. “Bupati menghargai tekad menjaga profesionalisme wartawan di Agam,” kata Syatria. juga mengajak pengurus baru menjadikan tokoh pers asal Agam, Rohana Kudus, sebagai inspirasi.

“Agam kaya tokoh hebat, termasuk tokoh pers sejak dulu sampai sekarang. Ada Rohana Kudus. Hendaknya ini menjadi inspirasi bagi Mursyidi dan kawan-kawan,” ujarnya.

Syatria tak lupa memberikan catatan kritis. Ia menyoroti masih adanya ketidakberimbangan dalam pemberitaan.
Ia meminta wartawan menjaga profesionalitas dan lebih banyak menyajikan informasi yang mendorong pembangunan. Contohnya, informasi kebencanaan, ekonomi, potensi pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Terakhir, mari kita lawan disinformasi. Pemerintah Agam siap berdiskusi dengan wartawan dan siapa saja untuk kemajuan masyarakat,” tutupnya.

Komitmen Ketua Baru

Dalam sambutan perdananya, Ketua PWI Agam Mursyidi menyampaikan tiga fokus kerja: memperkuat organisasi, menegakkan Kode Etik Jurnalistik, dan mendorong wartawan berpartisipasi dalam pembangunan melalui kerja-kerja informasi.

Dengan struktur pengurus yang lengkap dan dukungan yang mulai menguat dari pemerintah daerah, PWI Agam kini menatap agenda besar: melahirkan wartawan yang kompeten, beretika, dan menjadi mitra pembangunan di Kabupaten Agam. (Ril)

0 Komentar