Khairunas Tekankan Efisiensi Anggaran, OPD Diminta Matangkan Program Prioritas 2027




Solok Selatan, (Indomen) – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai mematangkan persiapan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Di tengah penyesuaian alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menyusun perencanaan program secara matang, terukur, dan tepat sasaran.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, di Halaman Kantor Bupati, Senin (12/10/2026).

Khairunas menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan daerah. Karena itu, setiap OPD harus mengedepankan efisiensi serta memastikan anggaran dialokasikan untuk program-program yang benar-benar menjadi prioritas masyarakat.

“Meskipun porsi anggaran daerah mengalami penyesuaian, bukan berarti pembangunan berhenti. Efisiensi harus tetap dijalankan. Perencanaan program skala prioritas, seperti pembangunan sarana pendidikan dan fasilitas umum, wajib disusun betul-betul matang,” tegas Khairunas.

Menurutnya, dinamika kebijakan APBN dan APBD Provinsi menuntut pemerintah daerah semakin cermat dalam menentukan arah pembangunan. Setiap program harus direncanakan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah agar pelaksanaannya efektif dan memberikan manfaat maksimal.

Selain mempersiapkan perencanaan anggaran 2027, Bupati juga meminta seluruh OPD memperkuat koordinasi dan keterpaduan kerja dalam menuntaskan program serta kegiatan fisik dan administrasi tahun anggaran 2026.

Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas-OPD atau super team, disertai pengawasan berjenjang yang melibatkan Sekretaris Daerah, Staf Ahli, dan para Asisten. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai rencana, memenuhi target, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.

“Pekerjaan fisik dan administrasi di masing-masing OPD saling berkaitan. Saya minta Sekda, Asisten, dan Staf Ahli mengontrol ketat progres di lapangan agar seluruh target 2026 tercapai dan terlaporkan dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Khairunas turut menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 di Kabupaten Solok Selatan yang berlangsung pada Rabu (7/10/2026).

Ia meminta jajaran perangkat daerah terkait segera menyiapkan regulasi dan aturan hukum yang diperlukan bagi para Wali Nagari terpilih sebelum resmi menjalankan tugas. Persiapan tersebut penting agar pemerintahan nagari dapat berjalan sesuai ketentuan, memiliki kepastian hukum, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pilwana telah berjalan baik. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan seluruh aturan pendukung siap, sehingga Wali Nagari terpilih dapat bekerja secara maksimal dan memiliki kepastian hukum,” pungkasnya.

Melalui arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap penyusunan APBD 2027 dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan seluruh program pembangunan tahun 2026 dapat dituntaskan dengan baik. (Desri Wahida)

0 Komentar