Solok Selatan, (Indomen) – Kecamatan Sungai Pagu berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-XLII Tingkat Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026. Keberhasilan tersebut diraih setelah kafilah Sungai Pagu mendominasi perolehan prestasi pada sejumlah cabang perlombaan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi Dewan Hakim, Kecamatan Sungai Pagu mengumpulkan 10 peringkat pertama, 8 peringkat kedua, dan 6 peringkat ketiga. Raihan tersebut mengantarkan Sungai Pagu menduduki posisi tertinggi sekaligus membawa pulang piala bergilir MTQN ke-42.
Penetapan juara umum tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Koordinator Dewan Hakim MTQ Nasional ke-XLII Tingkat Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026 Nomor 04/KORD/DH/XI/2026 tentang Penetapan Juara Umum dan Peringkat Lima Besar pada MTQN ke-XLII yang dilaksanakan di Kecamatan Sangir Jujuan.
Sementara itu, posisi lima besar kafilah terbaik secara berurutan ditempati Kecamatan Sungai Pagu, Pauh Duo, Sangir Batang Hari, Sangir, dan Sangir Jujuan.
Penutupan MTQN ke-42 secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, di Lapangan Sepak Bola Lubuak Malako, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Dr. Syamsurizaldi, Kepala Kantor Kementerian Agama Solok Selatan Fitriyoni, unsur Forkopimda, para kafilah, serta ribuan masyarakat yang memadati arena utama.
Dalam sambutannya, Yulian Efi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil meraih prestasi, khususnya Kecamatan Sungai Pagu sebagai juara umum. Ia berharap kemenangan tersebut tidak membuat para peserta cepat berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan.
Menurutnya, prestasi yang diraih pada MTQ tingkat kabupaten ini diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk mengharumkan nama Solok Selatan pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat hingga nasional.
"Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati dan jangan pernah merasa gagal. Teruslah berlatih, karena kesempatan untuk menjadi lebih baik selalu terbuka. Ingatlah bahwa keberanian untuk tampil, kesungguhan dalam belajar, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an merupakan prestasi yang sangat berharga," ujar Yulian.
Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan piala dan penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.
Ia juga menyebutkan bahwa penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam membina generasi Qur'ani, salah satunya melalui program unggulan Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan, Fitriyoni, menekankan bahwa orientasi pelaksanaan MTQ harus lebih diarahkan pada peningkatan kompetensi dan kualitas generasi muda dalam membaca, menulis, serta mengamalkan Al-Qur'an.
Ia berharap semangat syiar Islam tidak hanya terlihat semarak selama pelaksanaan MTQ, tetapi terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, baik di masjid, surau, rumah, lembaga pendidikan, maupun dalam aktivitas sehari-hari.
Rangkaian penutupan MTQN ke-42 ditandai dengan penyerahan plakat kepada para pemenang dari masing-masing cabang perlombaan serta penyerahan piala bergilir kepada Kecamatan Sungai Pagu sebagai juara umum.
Dengan berakhirnya MTQN ke-42 ini, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Al-Qur'an semakin mengakar di tengah masyarakat serta melahirkan generasi Qur'ani yang berprestasi dan berakhlak mulia. (Desri Wahida)


0 Komentar