Solok Selatan, (Indomen) – Alunan musik senam berpadu dengan tawa dan semangat puluhan peserta yang memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Muara Labuh, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, dalam kegiatan Car Free Day (CFD) rutin yang digelar setiap Minggu pagi, (25/1/2026).
Beragam elemen masyarakat larut dalam suasana kebersamaan. Staf Ahli Bupati Solok Selatan Novirman, Camat Sungai Pagu Adila Rekriyaldi, unsur pemerintahan nagari, aparatur sipil negara (ASN), hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) tampak berbaur tanpa sekat, mengikuti gerakan instruktur senam di ruang terbuka yang hijau dan asri.
Gerakan demi gerakan diikuti dengan penuh antusias. Tak sekadar aktivitas olahraga, senam pagi ini menjadi ruang perjumpaan masyarakat untuk melepas penat, mempererat silaturahmi, sekaligus membangun keakraban di akhir pekan.
Staf Ahli Bupati Solok Selatan, Novirman, menyampaikan bahwa kegiatan CFD sejalan dengan visi dan misi kepala daerah dalam membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat.
“CFD bukan hanya tentang menyehatkan tubuh, tetapi juga menghidupkan ruang publik serta menggerakkan roda perekonomian warga, khususnya pelaku UMKM,” ujarnya di sela kegiatan.
Di sekitar lokasi CFD, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tampak memanfaatkan momentum ini untuk menjajakan aneka makanan dan minuman.
Ramainya pengunjung memberi harapan tersendiri bagi para pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari keramaian akhir pekan.
Suasana semakin semarak saat panitia mengundi berbagai doorprize bagi peserta. Sorak sorai dan tepuk tangan pun pecah, menandai kebersamaan yang terbangun secara alami di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang disediakan oleh Puskesmas Sungai Pagu yang berlokasi tepat di samping RTH Muara Labuh.
Melalui pelaksanaan CFD yang digelar rutin setiap Minggu, Kecamatan Sungai Pagu tidak hanya menyediakan ruang olahraga bagi masyarakat, tetapi juga merawat kebersamaan, meningkatkan kesadaran akan kesehatan, serta menghidupkan denyut ekonomi warga dalam satu ruang publik yang inklusif.(Desri Wahida)

0 Komentar