Solok Selatan, (Indomen) – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Padang Aro.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Solok Selatan ke-22 sekaligus menjadi wadah promosi dan dukungan nyata pemerintah daerah bagi pelaku usaha lokal.
Pameran tersebut menampilkan beragam produk unggulan UMKM, mulai dari aneka kuliner dan makanan olahan, hasil pertanian seperti kopi khas Solok Selatan, hingga kerajinan tangan dan sulaman tradisional daerah.
Keberagaman produk ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat yang berkunjung ke RTH sekaligus memperkenalkan potensi UMKM lokal ke pasar yang lebih luas.
Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop) Solok Selatan, Devi Miskiyati, mengatakan pameran UMKM ini diikuti oleh 43 pelaku usaha yang berasal dari tujuh kecamatan di Kabupaten Solok Selatan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi yang efektif, membantu memperluas pemasaran produk UMKM, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal di Solok Selatan,” ujar Devi saat ditemui di lokasi pameran, Jumat (02/01/2026).
Antusiasme juga terlihat dari para pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi. Roslita, pelaku UMKM yang memproduksi jajanan donat kentang, mengaku sangat senang dapat mengikuti pameran tersebut. Ia menyebutkan, kegiatan ini merupakan pengalaman pertamanya tampil dalam pameran UMKM.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut kegiatan ini. Semoga pameran ini menjadi media promosi yang baik dan membuat produk saya semakin dikenal masyarakat,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Endang Rahayu, pelaku UMKM di bidang bakery. Ia berharap pameran UMKM seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar pelaku usaha lokal memiliki ruang promosi yang lebih luas dan peluang untuk terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Pameran produk UMKM ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 2–3 Januari 2026.(Desri Wahida)

0 Komentar