Solok Selatan, (Indomen) – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan saat ini tengah mempercepat penyelesaian database masyarakat di seluruh kecamatan sebagai upaya mewujudkan sistem Satu Data yang terintegrasi dan akurat. Data tersebut nantinya akan menjadi sumber utama dalam perencanaan pembangunan daerah hingga penyaluran berbagai program dan bantuan pemerintah agar lebih tepat sasaran.
Untuk itu, Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi menghimbau seluruh pihak agar segera menuntaskan pendataan serta melakukan sinkronisasi dengan data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Minggu lalu sudah dikumpulkan seluruh jorong dan nagari untuk memberikan arahan mengenai pendataan satu data di Solok Selatan. Jika data ini sudah tersedia, seluruh dinas nantinya akan mengacu ke satu data ini untuk berbagai macam program, sistemnya sudah baik,” kata Yulian dalam Apel Gabungan ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan di Kantor Bupati, Senin (11/5/2026).
Data yang dimaksud adalah Sistem Informasi Masyarakat Solok Selatan Berbasis Integrasi Data dan Informasi atau SIMSALABIM. Pendataan dilakukan oleh seluruh Kepala Jorong se-Solok Selatan karena pemerintahan jorong dinilai paling dekat dan memahami kondisi masyarakat secara langsung.
Pemerintah daerah juga berencana mengintegrasikan SIMSALABIM dengan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang menjadi basis data nasional.
Dengan integrasi tersebut, SIMSALABIM diharapkan dapat menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan sosial maupun berbagai program pemberdayaan masyarakat agar benar-benar tepat sasaran.
Selain itu, sistem ini nantinya akan menjadi basis data terpadu yang dapat dimanfaatkan seluruh perangkat daerah dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan di Kabupaten Solok Selatan.
Melalui penerapan Satu Data ini, pemerintah berharap tidak lagi terjadi duplikasi atau data ganda, sehingga seluruh program pemerintah dapat menyasar masyarakat sesuai kondisi riil di lapangan serta terciptanya integrasi data antar sektor dan perangkat daerah.(Desri Wahida)

0 Komentar