Gawat !!!... Diskriminasi Pelayanan Berobat Jadi Hal Biasa di RSUD Lubukbasung

 

Terlihat salah satu petugas orang dalam yang datang menemui petugas loket 3 RSUD lubukbasung, meminta kerabatnya mendapatkan nomor antrian berobat di RSUD lubukbasung Senin (8/6/2026)


LUBUK Basung (indomen)--- Puluhan pasien yang akan berobat di RSUD lubukbasung "Kecewa" dengan petugas bagian pendaftaran antrian diloket 3 RSUD Lubukbasung. Dikarenakan ada " Diskriminasi Pelayanan" dan  perlakuan istimewa terhadap  beberapa pasien yang kenal dengan petugas bagian pendaftaran loket 3 tersebut langsung di layani, dan dapat nomor antrian. Padahal puluhan pasien yang sudah menunggu dari jam 06.30 WIB belum juga dipanggil. Disababkan karena tindakan petugas tersebut, beberapa pasien yang merasa seperti dianak tirikan , tidak juga panggil , padahal sudah lama menunggu ..,


Terlihat calon pasien harus antri dengan penuh kesabaran.Sementara ada calon pasien yang mengurus pendaftaran lewat " Jalan Tol" melalui Saudara/ Familinya yang juga pegawai RSUD Setempat.


 Komplein dengan adanya perlakuan tidak adil tersebut pada petugas Registrasi/pendaftar nomor antrian itu., namun petugas pendaftaran yang di dampingi seorang satpam (Iwan) hanya cuek saja atau tidak mengindahkan keluhan dari pasien pasien lain.     

 Seperti disampaikan" war " (45 tahun) salah seorang pengunjung yang mendampingi ibunya berobat di RSUD lubukbasung hari Senin (8/06/2026) mengatakan pada "wartawan indomen" bahwa ia belum jam 7.00 sudah antri menunggu nomor antrian untuk berobat kepoli syaraf,... namun ada berkas yang dibawa oleh seseorang pada petugas... Oleh petugas berkas tersebut lalu diproses dan dapat nomor antrian nya... Kami sungguh sangat kecewa dengan pelayanan pada petugas Registrasi di loket 3 RSUD lubukbasung.    

" Nan Sarupo iko alah Biaso, disikonyo pak , Ambo kapatang cielai Barubek,alah duo jam baru bisa,"kata ibu ema yang menemani oarngtuanya untuk berobat.   

   Untuk itu kami mohon kepada Direktur RSUD lubukbasung untuk dapat mendisplinkan petugasnya yang nakal tersebut, ucap War  kecewa.   Sementara ketika Indomen melakukan konfirmasi kkepala RSUD lubuk Basung  dr.M.Riko Krisman yang bersangkutan tak dapat dihubungi (Syaf)

0 Komentar