Mentawai (Indomen) ~ Operasi pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran intensif oleh Tim SAR Gabungan, korban atas nama Mangantar Saumatgerat (61) berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu (01/07/2026) pagi.
Keberhasilan tersebut sekaligus menutup Operasi SAR yang telah berlangsung sejak laporan diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Mentawai. Korban kemudian dievakuasi dengan selamat dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Informasi awal diterima Basarnas pada Senin malam, 29 Juni 2026, sekitar pukul 20.45 WIB. Laporan disampaikan oleh pihak keluarga setelah korban yang diketahui berangkat menuju ladang di kawasan hutan sejak pukul 08.00 WIB tidak kunjung kembali hingga malam hari.
Sebelum melaporkan kejadian kepada Basarnas, keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil sehingga bantuan Tim SAR Gabungan segera dikerahkan.
Lokasi kejadian berada di kawasan Hutan Mara, Kecamatan Sipora Selatan, dengan perkiraan titik lokasi kejadian berjarak sekitar 41 kilometer atau sekitar satu setengah jam perjalanan dari Kantor SAR Mentawai.
Pada hari ketiga operasi, Rabu (01/07/2026), Tim SAR Gabungan mulai bergerak sejak pukul 07.00 WIB dengan menerapkan metode pencarian Open Grid Tipe II yang mencakup area seluas sekitar enam kilometer persegi. Penyisiran dilakukan secara terpadu melalui jalur darat maupun sungai.
Selain tim darat yang menyisir kawasan hutan, Search and Rescue Unit (SRU) Air juga melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai yang berada dalam radius area operasi guna mengantisipasi kemungkinan korban berada di sekitar bantaran sungai.
Kerja keras seluruh unsur SAR akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.35 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat.
Korban ditemukan pada koordinat 2°13'23" Lintang Selatan dan 99°43'58" Bujur Timur, atau hanya sekitar 300 meter ke arah utara dari titik perkiraan lokasi kejadian (LKP) yang telah ditetapkan pada awal operasi.
Setelah ditemukan, korban langsung mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi menuju kediaman keluarganya dalam kondisi selamat.
Dengan ditemukannya korban, Tim Rescue kemudian melaksanakan debriefing pada pukul 09.45 WIB untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan operasi.
Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai secara resmi menyatakan Operasi SAR selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi, kerja sama, serta sinergi yang telah terjalin selama proses pencarian berlangsung.
Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari koordinasi dan kolaborasi berbagai unsur yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan, yakni Kantor SAR Mentawai, Polsek Sipora Selatan, Pos TNI AL Simaubuk, Koramil Sipora, PMI, BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pemerintah Desa Mara, serta masyarakat setempat yang turut membantu pencarian sejak hari pertama.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR didukung berbagai peralatan utama, di antaranya kendaraan Rescue D-Max, perahu karet LCR, perangkat komunikasi, drone termal, peralatan navigasi darat, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, serta telepon satelit untuk mendukung komunikasi di lapangan.
Keberhasilan menemukan korban dalam keadaan selamat menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarlembaga, kesiapsiagaan personel, serta partisipasi aktif masyarakat merupakan faktor penting dalam setiap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Operasi ini sekaligus menegaskan komitmen Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mentawai dalam memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, profesional, modern, dan teruji demi keselamatan masyarakat.(Win)

0 Komentar