Dari Jorong hingga Pelosok, Lomba Cerdas Qur’an Jadi Investasi Besar Cetak Generasi Qurani Solok Selatan




Solok Selatan, (Indomen) - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Solok Selatan ke-22, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar Lomba Cerdas Qur’an Tahun 2025 sebagai wujud nyata komitmen membangun sumber daya manusia yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat. 

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, pada Jumat (02/01/2026).
Lomba Cerdas Qur’an menjadi momentum penting dalam memperkuat Program Unggulan Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz Al-Qur’an, sekaligus menegaskan arah pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan, Sekretaris Daerah (Sekda), Ketua TP-PKK, Ketua Bundo Kanduang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Khairunas menegaskan bahwa Lomba Cerdas Qur’an bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ikhtiar strategis Pemerintah Daerah untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan generasi muda.

“Program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz Al-Qur’an kita rancang agar Al-Qur’an benar-benar hadir dan hidup dalam keseharian anak-anak kita, mulai dari jorong, nagari, hingga pelosok Solok Selatan,” ujar Khairunas.
Ia mengungkapkan, melalui program tersebut, setiap tahunnya ribuan hafidz dan hafidzah berhasil lahir dari berbagai wilayah di Solok Selatan. Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan, puluhan ribu generasi Qurani diyakini akan tumbuh dan menjadi fondasi kuat bagi masa depan daerah.

“Ini adalah investasi jangka panjang yang nilainya jauh lebih besar dibandingkan pembangunan fisik semata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Khairunas menekankan bahwa tujuan utama dari Lomba Cerdas Qur’an bukanlah semata-mata meraih gelar juara.

“Juara hanyalah bonus. Yang paling utama adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an tertanam kuat dalam diri anak-anak kita, sehingga membentuk akhlak, karakter, dan kepribadian mereka sebagai generasi penerus Solok Selatan yang beriman dan berintegritas,” pungkasnya.(Desri Wahida)

0 Komentar