Mahasiswa KKN Unand dan UNP Siap Mengabdi di Solok Selatan, Wabup Yulian Efi Ajak Lahirkan Inovasi untuk Kemajuan Nagari
























Solok Selatan, (Indomen) – Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi menyambut kedatangan 420 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) di Padang Aro, Senin (6/7/2026)

 Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi kemajuan nagari di Kabupaten Solok Selatan.

Yulian Efi menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun daerah melalui pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. 

Ia berharap para mahasiswa dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah nagari dan masyarakat agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap mahasiswa dapat membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah nagari dan masyarakat, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat," ujar 

Yulian Efi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PMD/N Kabupaten Solok Selatan, drh. Nurhayati, menyampaikan bahwa sebanyak 420 mahasiswa KKN dari Unand dan UNP akan melaksanakan pengabdian di 21 nagari yang tersebar pada tujuh kecamatan di Kabupaten Solok Selatan. 

Menurutnya, para mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang yang kembali mempercayakan Kabupaten Solok Selatan sebagai lokasi pelaksanaan KKN tahun 2026. 

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah strategis untuk melahirkan gagasan-gagasan baru yang dapat mempercepat pembangunan daerah.

 Ia menambahkan, Solok Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, energi, pertambangan, hingga pariwisata yang perlu didukung dengan inovasi dan kajian akademis agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Desri Wahida)

0 Komentar